BlackRock dilaporkan menjual Bitcoin senilai lebih dari $1,01 miliar atau sekitar Rp17,9 triliun dalam seminggu terakhir.
Aksi jual besar yang diunggah oleh Arkham langsung memicu pertanyaan tentang siapa pihak yang menyerap seluruh penjualan jumbo institusi tersebut?
Meski begitu, belum ada penjelasan resmi terkait alasan di balik transaksi tersebut maupun identitas pembelinya.
Penjualan Jumbo BlackRock Jadi Sorotan Pasar
Dalam unggahan Arkham pada Senin (25/5), BlackRock disebut menjual total $1,01 miliar BTC atau senilai sekitar Rp17,9 triliun secara bertahap selama beberapa hari.
Nilai tersebut membuat transaksi ini menjadi salah satu pergerakan institusional terbesar yang ramai dibahas pasar pekan ini.
Biasanya, aksi jual dalam jumlah besar dari institusi dapat memicu tekanan harga Bitcoin karena meningkatkan pasokan di pasar. Namun menariknya, pasar tidak langsung mengalami kepanikan besar.
Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa ada pembeli besar lain yang menyerap distribusi Bitcoin tersebut di balik layar.
Baca juga: 3 Sentimen Besar yang Bisa Tentukan Arah Bitcoin (BTC) di Akhir Mei 2026
Investor Mulai Cari Petunjuk Arah Pasar
Pergerakan wallet institusional sering dipantau karena dianggap bisa memberi gambaran sentimen investor besar terhadap pasar kripto.
Jika dana sebesar itu benar-benar berpindah tangan, maka ada kemungkinan terjadi rotasi kepemilikan dari satu institusi ke institusi lain, bukan sekadar aksi keluar dari pasar.
Sebagian analis juga menilai aksi jual belum tentu berarti BlackRock kehilangan kepercayaan terhadap Bitcoin.
Namun hingga kini, pasar masih menunggu data lanjutan untuk memastikan apakah transaksi tersebut benar-benar berdampak pada arus keluar ETF Bitcoin atau hanya perpindahan internal.
Bitcoin Tetap Jadi Sorotan Investor Besar
Di tengah volatilitas pasar global, Bitcoin masih menjadi aset yang dipantau investor institusi.
Pergerakan dana jumbo seperti ini menunjukkan pasar kripto kini semakin dipengaruhi pemain besar dengan modal sangat besar.
Karena itu, aktivitas wallet institusional sering memicu reaksi cepat di kalangan trader dan investor ritel.
Penjualan Bitcoin senilai hampir Rp18 triliun oleh BlackRock menjadi pengingat bahwa pasar kripto kini bergerak dalam skala institusional yang jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu.
Meski belum memicu koreksi tajam, aksi ini tetap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek. Investor kini menunggu jawaban penting berikutnya, yaitu siapa pihak yang membeli Bitcoin dalam jumlah jumbo tersebut.
1. Kenapa penjualan Bitcoin oleh BlackRock jadi perhatian?
Karena BlackRock merupakan salah satu institusi keuangan terbesar yang memiliki pengaruh besar terhadap sentimen pasar.
2. Apa arti aksi jual institusional di pasar kripto?
Aksi jual institusi biasanya dipantau untuk melihat perubahan strategi investasi dan arah sentimen pasar.
3. Apakah BlackRock benar-benar keluar dari Bitcoin?
Belum tentu. Institusi besar sering melakukan rebalancing atau perpindahan aset tanpa benar-benar meninggalkan pasar.
4. Apa dampak penjualan besar terhadap harga Bitcoin?
Jika tidak ada pembeli yang menyerap pasokan, harga Bitcoin bisa tertekan akibat meningkatnya suplai di pasar.
5. Kenapa investor memantau wallet institusional?
Karena transaksi besar dari institusi sering dianggap bisa memberi petunjuk arah pasar kripto berikutnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A โ Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Kripto Hari ini, #Berita Bitcoin, #Berita Blackrock